SURABAYA, 26 FEBRUARI 2013 – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) terus berupaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia. Melalui program Corporate Social Responsibility(CSR) Perseroan akan menggelar Kompetisi Suara Anak Indonesia (KIRANA) 2013. Perhelatan besar ini merupakan lomba menyanyi dan cipta lagu anak. Rangkaian kegiatan ini akan digelar mulai bulan Maret sampai November 2013.readmore...

Para peserta akan memperebutkan hadiah trophy dan uang tunai Rp 479 juta, terdiri atas hadiah babak penyisihan lomba penyanyi anak Rp 369 juta (belum termasuk hadiah untuk babak grand final nasional) dan lomba cipta lagu anak Rp 110 juta.

”Anak-anak adalah aset utama masa depan bangsa. Kami ingin ikut berkontribusi menyiapkan generasi emas Indonesia dengan mendorong kegiatan positif bagi anak-anak bangsa menjadi generasi yang unggul, produktif, dan inspiratif,” ujar Kepala Departemen Pengelolaan Sosial dan Lingkungan Korporasi (PSLK) Semen Indonesia, Faf Adisamsul.

Sebagai perusahaan semen terbesar nasional, Semen Indonesia ikut bertanggung jawab pada keberlanjutan pembangunan bangsa. Ajang Kirana 2013 diharapkan bisa memberi stimulus ke anak-anak dan generasi muda untuk berkreasi menonjolkan potensinya.

Musik dipilih sebagai instrumen untuk meningkatkan daya kreasi dan imajinasi anak-anak karena musik adalah bahasa universal yang dipahami semua segmen, termasuk anak-anak. Musik mempunyai cara unik untuk mendorong kreativitas anak-anak, sehingga diharapkan bisa memperkuat karakter anak bangsa.

Faf menjelaskan, lomba penyanyi anak akan digelar di 28 kota besar di seluruh Indonesia. Kota-kota tersebut, antara lain, Jember, Surabaya, Madiun, Malang, Surakarta,Yogyakarta, Purwokerto, Semarang,Cirebon,Bandung,Bekasi, Jakarta, Bogor, Serang, Palembang, Padang, Riau, Medan, Denpasar, Mataram, Ambon, Makassar, Manado, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Jayapura, dan Sorong.

”Jangkauan pelaksanaan lomba yang sangat luas ini menunjukkan posisi Semen Indonesia sebagai perusahaan semen dengan pasar paling besar di seluruh Indonesia, sekaligus merepresentasikan kekuatan grup kami, yaitu Semen Padang, Semen Tonasa, dan Semen Gresik,” kata Faf.

Di setiap kota, panitia menargetkan ada 100 peserta. Para peserta akan memperebutkan hadiah trophy dan uang tunai sebesar Rp 13 juta di tiap kota. Juri akan menentukan satu orang pemenang di tiap kota yang nantinya akan beradu kemampuan olah vokal pada final tahap nasional dengan hadiah yang jauh lebih besar dari babak penyisihan tiap kota.

Peserta yang boleh mengikuti kompetisi menyanyi ini adalah anak-anak berusia 7-10 tahun. Para peserta juga diwajibkan menulis cerita tentang cita-cita untuk pembangunan Indonesia selembar  HVS. Para peserta juga hanya diperbolehkan menyanyikan lagu anak-anak yang sesuai dengan usianya.

”Para peserta harus menyanyikan lagu anak-anak yang sesuai dengan usianya. Ini bagian dari pembangunan karakter. Anak Indonesia mempunyai jatidirinya sendiri, tidak harus dipaksakan meniru gaya dan karakter orang dewasa,” jelas Faf.

Lomba Cipta Lagu Anak

Pergelaran Kirana 2013 juga akan diisi dengan kompetisi cipta lagu anak dengan total hadiah Rp 110 juta dan trophy. Lomba ini terbuka untuk semua warga Indonesia berusia 17-35 tahun dan bukan merupakan pencipta lagu profesional.

Peserta harus menciptakan lagu pop anak-anak Indonesia, bukan merupakan lagu dangdut, keroncong, rock, dan jazz. Tema lagu harus berisikan dunia anak yang penuh keceriaan, cinta kasih yang tulus, khayalan, dan penuh cita-cita. Lirik lagu harus menggunakan bahasa yang sopan dan tidak diperkenankan memakai bahasa gaul/slang.

”Kami ingin merangsang terciptanya lagu anak-anak yang berkualitas untuk kembali menyemarakkan dunia lagu anak-anak di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir relatif sepi karena anak-anak hanya diarahkan menyanyikan lagu-lagu khas orang dewasa,” kata Faf.

Melalui ajang cipta lagu anak ini diharapkan pencapaian musikalitas generasi muda semakin meningkat. Informasi detil terkait lomba ini bisa dilihat di alamat www.kiranasemenindonesia2013.co.id.