Pertama-tama, atas nama Direksi, perkenankan kami mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah dan karuniaNya sehingga Perseroan berhasil melalui tahun 2014 yang penuh tantangan dengan tetap menorehkan berbagai prestasi kerja yang baik. Tahun 2014 adalah tahun penuh ujian bagi pengembangan usaha Perseroan namun juga merupakan tahun pembuktian bagi ketangguhan seluruh jajaran insan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sebagai pelaku industri persemenan terdepan di Indonesia maupun kawasan regional.

 

Kondisi Perekonomian Dalam Negeri Tahun 2014

Pemulihan perekonomian global ternyata berjalan lebih lambat dari prakiraan sebelumnya. Perekonomian Amerika Serikat telah menunjukkan perbaikan mendasar, sehingga membuat Pemerintah dan The Fed mulai merealisasikan program Quantitative Easing, namun di sisi lain, perekonomian Eropa belum menunjukkan perbaikan. Demikian juga di Asia, China dan Jepang belum menunjukkan peningkatan pertumbuhan, sementara India mulai menunjukkan perbaikan.

Lambatnya pemulihan ekonomi China sebagai kekuatan ekonomi ke dua di dunia secara langsung mempengaruhi permintaan komoditas primer Indonesia, terutama kelapa sawit, batubara dan komoditas mineral lainnya .

Hal tersebut pada akhirnya mempengaruhi neraca perdagangan Indonesia. Angka defisit neraca perdagangan kemudian semakin tertekan akibat naiknya subsidi konsumsi BBM, sejalan dengan pertambahan kendaraan di Indonesia. Dalam rangka mengalihkan anggaran subsidi ke program-program peningkatan kapasitas produksi nasional, Pemerintah kemudian menyesuaikan harga BBM bersubsidi, menyusul pencabutan subsidi listrik. Hal tersebut mendorong tetap tingginya laju inflasi, mencapai sebesar 8,36% lebih besar dari target 4,5 +1% di awal tahun. Dalam rangka memperbaiki defisit neraca perdagangan dan mengendalikan laju inflasi, Bank Indonesia kemudian menaikkan suku bunga rujukan, BI Rate, ke kisaran 7,75%. Langkah tersebut berhasil menahan terjadinya pelemahan nilai tukar menjadi di kisaran Rp12.440/$US dari Rp12.189/$US.

 

Selain tekanan kondisi makro yang begitu kuat, di dalam negeri ada dua peristiwa politik penting yang mewarnai perjalanan kebangsaan Indonesia di tahun 2014, yakni pemilihan umum untuk menentukan komposisi anggota DPR, DPD dan DPRD, serta proses pemilihan untuk suksesi kepemimpinan nasional.

Seluruh rangkaian kondisi tersebut berimbas pada melemahnya daya beli masyarakat, mengurangi laju pertumbuhan bisnis properti dan infrastruktur, sehingga mengurangi permintaan semen di pasar Indonesia. Pertumbuhan pasar semen tahun 2014 tercapai sebesar 3,3%, di bawah prediksi 6%.

Di lain pihak beberapa produsen semen, termasuk Perseroan, di tahun 2014 telah menyelesaikan pembangunan unit produksi baru maupun unit pendukungnya. Akibatnya persaingan meningkat, dan memaksa seluruh pelaku industri persemenan nasional merealisasikan strategi-strategi operasional untuk mempertahankan kinerjanya.

 

Memperkuat Landasan Pertumbuhan, Memastikan Kinerja yang Optimal

Kondisi makro dan situasi persaingan yang meningkat tersebut membuat Perseroan harus mengatasi beberapa persoalan mendasar. Perseroan meningkatkan konsolidasi internal dan sinergi baik dari sisi operasional, maupun perencanaan strategis. Penerapan fokus strategi cost management dengan melakukan upaya-upaya pengendalian biaya produksi maupun distribusi yang cenderung meningkat dengan menerapkan beragam hasil pengembangan inovasi. Perseroan juga menerapkan program konservasi energi untuk lebih mengendalikan biaya energi, yang merupakan komponen utama dalam proses produksi semen.

Menghadapi penurunan permintaan, Perseroan berupaya meningkatkan efisiensi operasional diantaranya dengan menurunkan intensitas pemakaian energi, menurunkan biaya energi, menekan biaya pemeliharaan dan optimalisasi pemakaian kemasan serta meningkatkan efisiensi biaya distribusi dengan membangun packing plant untuk menekan beban operasional per ton.

Penurunan biaya energi diantaranya dilakukan dengan memaksimalkan unjuk kerja unit WHRPG yang telah beroperasi di Padang, memaksimalkan operasional power plant di Tonasa, penggunaan batubara kalori lebih rendah dan inovasi penggunaan sumber energi alternatif dalam memproduksi terak.

Perseroan menerapkan strategi Improving Competitive Advantage, membuat Perseroan mampu mempertahankan, bahkan meningkatkan loyalitas pelanggan serta mampu mengikuti dinamika persaingan industri semen yang meningkat. Hasilnya, pada tahun 2014 Perseroan mencatatkan pertumbuhan total volume penjualan sebesar 2,6% menjadi 28,5 juta ton dari 27,8 juta ton di tahun 2013, dan mencatatkan pangsa pasar Indonesia sebesar 43,7% .

Selanjutnya, konsistensi penerapan fokus strategi Revenue Management dengan upaya mendapatkan optimize revenue dilakukan dengan fokus pada daerah-daerah pasar utama, pengembangan pasar potensial serta sinergi group membuat Perseroan berhasil meningkatkan nilai pendapatan sebesar 10,1% mencapai Rp27,0 triliun dari nilai sebesar Rp24,5 triliun di tahun sebelumnya.

Beragam upaya dalam rangka penerapan inisiatif cost management sebagaimana disebutkan sebelumnya berhasil mengendalikan kenaikan biaya produksi per ton, sehingga walaupun terjadi kenaikan beban energi terutama tarif listrik, beban pokok penjualan pada tahun 2014 hanya meningkat sebesar 13,5% dari tahun 2013. Selain itu, melalui program efisiensi yang dijalankan, Perseroan juga berhasil

laju pertumbuhan beban usaha, sehingga rasio beban usaha berada pada kisaran 16,5% sedikit meningkat dari 15,8% di tahun sebelumnya. Sehingga EBITDA Perseroan meningkat menjadi Rp8,3 triliun, naik 2,5% dibanding tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencatat kenaikan sebesar 3,6% menjadi Rp5,6 triliun dari Rp5,4 triliun di tahun sebelumnya. Dengan demikian laba bersih per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 3,6% menjadi Rp938,- dari Rp905,-.

Hasil kinerja operasional ini membuat kondisi fundamental Perseroan tetap kokoh, dengan ROE sebesar 23,2% dan ROA sebesar 16,2%. Posisi Debt to Equity Ratio (DER) di akhir tahun 2014 menjadi 16,3% dari sebesar 19,6% dan rasio liabilitas terhadap total aset menjadi 11,4% dari angka 13,3% di tahun 2013 akibat penarikan fasilitas pinjaman dalam rangka ekspansi. Sekalipun mengalami peningkatan, rasio liabilitas tersebut masih berada pada batas yang sangat sehat dan menunjukkan kemampuan keuangan Perseroan yang kuat untuk mendukung implementasi rencana pengembangan di masa yang akan datang.

Gambaran ringkas hasil operasional tersebut menunjukkan Perseroan berhasil membukukan kinerja positif di tengah ketatnya persaingan, sebagai berikut.

URAIAN

2014

2013

Perubahan %

 Volume Produksi Semen (juta ton)

28,3

26,9

5,20%

 Volume Penjualan (juta ton)

28,5

27,8

2,60%

 Pendapatan (Rp miliar)

26.987

24.501

10,10%

 Laba Usaha (Rp miliar)

7.156

7.063

1,30%

 EBITDA (Rp miliar)

8.303

8.099

2,50%

 Laba Bersih (Rp miliar)

5.566

5.370

3,60%

Seluruh perkembangan dan kinerja Perseroan tersebut direspon positif oleh pemangku kepentingan, termasuk kalangan investor di pasar modal. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya harga saham Perseroan menjadi sebesar Rp16.200 per saham di akhir tahun 2014, meningkat 14,5% dari harga penutupan akhir tahun 2013, sebesar Rp14.150 per saham.

 

Memperkuat Landasan Pertumbuhan Berkelanjutan di masa Mendatang

Selain mencatatkan kinerja tersebut, pada tahun 2014, Perseroan terus melanjutkan berbagai inisiatif strategis sebagai bagian dari upaya memperkuat landasan pertumbuhan usaha berkelanjutan di masa mendatang. Berbagai langkah strategis yang tengah dilaksanakan dan dipersiapkan meliputi:

  • Peningkatan kapasitas produksi: pembangunan unit pabrik baru di Jawa Tengah dan Sumatera Barat, pembangunan cement mill, upgrading dan perluasan quarry.
  • Peningkatan fasilitas distribusi dengan membangun packing plant di 3 daerah pemasaran potensial.
  • Peningkatan efisiensi biaya: pembangunan WHRPG di Tuban berkapasitas 30,6 MW dan peningkatan penggunaan Alternative Fuel Resources (AFR).
  • Penguatan faktor penunjang; meningkatkan kompetensi SDM dan menyelesaikan penyempurnaan ICT.
  • Melanjutkan program-program pasca transformasi sebagai Strategic Holding.

 

Dengan berbagai langkah strategis yang telah berhasil di tahun 2014 dan akan dilaksanakan di tahun mendatang, Perseroan siap memastikan semakin kokohnya landasan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan di masa mendatang serta memastikan dicapainya visi Perseroan sebagai salah satu perusahaan persemenan internasional yang terkemuka di kawasan Asia Tenggara.

 

Meralisasikan Program-program Strategis Pasca Transformasi Korporasi

Pembangunan 2 Unit Baru di Rembang dan Indarung Sumatera Barat merupakan salah satu program-program strategis pasca transformasi korporasi. Progres pembangunan fisik tersebut berjalan, namun untuk pembangunan unit di Rembang masih ada isu lingkungan dan sosial yang saat ini dalam proses penyelesaian.

Perseroan telah berupaya keras meyakinkan mereka bahwa pembangunan unit tersebut telah memenuhi kaidah-kaidah lingkungan maupun sosial. Perseroan menerapkan teknologi terkini dalam perancangan maupun operasional, sehingga lebih ramah lingkungan. Dengan segala pendekatan, penjelasan dan pemberian pengertian tersebut Perseroan berharap pembangunan unit di Rembang akan dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Sementara itu, dalam rangka mempersiapkan kompetensi Human Capital agar mampu berkiprah di kancah regional maupun global, Perseroan melanjutkan upaya realisasi beragam inisiatif

strategis. Tujuannya adalah mengkapitalisasikan seluruh kemampuan dalam rancang bangun maupun kemampuan inovatif di bidang persemenan sebagai keunggulan Perseroan dalam mengembangkan usaha di masa mendatang.

Sebagai kelanjutan pembentukan Semen Indonesia Center of the CHAMPS (SICC) Perseroan berupaya mempertajam fungsi pilar-pilarnya, meliputi Dynamic Learning, membangun Center of Engineering, Center

of Research dan selanjutnya membentuk Universitas International Semen Indonesia.

Perseroan akan meningkatkan peran kunci SICC sebagai pusat keunggulan yaitu dengan menyiapkan SDM yang kompeten atau best people sekaligus meningkatkan kinerja unggul (excellent performance) dan penguatan struktur industri. Untuk menyiapkan best people diwujudkan dengan institusi dalam SICC: Center of Engineering, Center of Research, Center of Dynamic Learning, dan Center of Knowledge Management. Sementara pilar SICC yang berorientasi ke luar meliputi Training and Consulting Services dan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).

 

Inovasi

Perseroan menggulirkan program inovasi sebagai satu modal intelektual untuk meningkatkan daya saing menuju pertumbuhan yang berkelanjutan. Dalam rangka menumbuhkan semangat berinovasi, Perseroan secara berkelanjutan menggali ide-ide kreatif yang sejalan dengan strategi Perseroan serta memberikan penghargaan bagi inovator terpilih. Pada

tahun 2014 Perseroan kembali menyelenggarakan Semen Indonesia Award on Innovation (SIAI) yang ke-enam dengan pengelompokan inovasi pada beberapa bidang utama antara lain bahan baku, teknologi dan proses, manajemen, dan sebagainya.

Perseroan menerapkan beberapa hasil inovasi dari lomba tersebut dalam kegiatan operasional untuk mendapatkan peningkatan efisiensi dan daya saing. Perseroan kemudian kembali mendapatkan penghargaan Rintisan Teknologi untuk ke-empat kalinya atas konsistensinya dalam menerapkan hasil lomba inovasi tersebut pada kegiatan operasionalnya. Perseroan juga mendapatkan beberapa penghargaan lain terkait kepeloporannya dalam program-program inovasi, mencakup penghargaan inovasi bidang lingkungan dari Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Lingkungan Hidup berupa Proper hijau.

 

Meningkatkan Kualitas Penerapan Best Practice Tata Kelola Perusahaan

Sebagai kelanjutan dari transformasi Holding Company dan menjadi pemain semen regional Perseroan melakukan penyesuaian-penyesuaian atas aturan dan kebijakan yang menyertai pelaksanaan kegiatan operasional sehari-hari. Sebagai wujud komitmen untuk meningkatkan implementasi Tata Kelola Perusahaan yang baik, Perseroan menyelesaikan tahapan peninjauan aturan-aturan dan kebijakan tersebut bersamaan dengan implementasi program-program kerja lain yang relevan.

Perseroan menunjukkan komitmen tinggi untuk meningkatkan kualitas penerapan praktik terbaik GCG dengan melengkapi seluruh softstructure maupun infrastructure bagi pelaksanaan tata kelola yang berkualitas. Perseroan juga telah mempersiapkan penyempurnaan berbagai aturan tata laksana untuk disesuaikan dengan perubahan struktur korporasi yang terjadi. Beberapa program yang telah diberlakukan untuk meningkatkan kualitas penerapan GCG di tahun 2014 mencakup:

• Peninjauan dan penyusunan ulang Pedoman Sistim Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System Manual).

• Peningkatan kualitas Integrated Enterprise Wide Risk Management (IEWRM), yang membuat seluruh risk owner mampu mengenali, memperhitungkan dan melakukan mitigasi atas risiko-risiko utama yang dihadapi.

• Peninjauan dan penyusunan kembali Board Manual

• Peninjauan dan penyusunan kembali Pedoman Etika Perusahaan

 

Menyeimbangkan Keberlanjutan Usaha Dengan Perbaikan Kualitas Kehidupan Generasi Mendatang

Perseroan konsisten dengan prakarsanya dalam memastikan keselarasan pengembangan usaha dengan memadukan upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup dan meningkatkan kompetensi masyarakat sekitar untuk menjamin peningkatan kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa kini dan masa depan yang semakin baik. Pada setiap tahapan pengembangan usaha, Perseroan senantiasa memastikan terpeliharanya kelestarian lingkungan dan terjadinya peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Demikian juga halnya dengan kegiatan pengembangan usaha yang tengah giat dilaksanakan di Rembang dan di Padang. Perseroan telah memenuhi seluruh prosedur yang ditetapkan, termasuk menyusun dan mempresentasikan AMDAL lengkap dengan rencana UKL dan UPL untuk memastikan terjaganya lingkungan sekitar. Perseroan bahkan telah merencanakan penerapan teknologi penambangan maupun operasional pabrik terbaru yang lebih ramah lingkungan. Perseroan bertekad menerapkan keberhasilan pengelolaan lingkungan  di Tuban yang pernah mendapatkan PROPER EMAS dari Kementerian Lingkungan Hidup, di lokasi pabrik lainnya.

Selain itu, Perseroan juga tetap konsisten menjalankan upaya-upaya peningkatan kualitas lingkungan sebagai bentuk partisipasi Semen Indonesia terhadap mitigasi perubahan cuaca. Selain upaya penghijauan, Perseroan menerapkan program Clean Development Mechanism (CDM) secara konsisten, meliputi penerapan konservasi energi melalui operasionalisasi dan pengembangan unit WHRPG, penggunaan biomass, penerapan AFR dan menyerap limbah industri tertentu sebagai bahan penolong dalam proses produksi terak.

Keseluruhan upaya tersebut membuat Perseroan berhasil menurunkan angka emisi CO2 dan mendapatkan sertifikasi Carbon Emission Reduction (CER) sebagai bentuk pengakuan masyarakat global akan upaya nyata yang dilakukan Semen Indonesia dalam memperbaiki kualitas lingkungan.

Sebagai wujud komitmen yang kuat dalam melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), di tahun 2014 Perseroan mulai menerapkan blueprint kegiatan CSR yang mencerminkan suatu konsep TJSL yang tidak hanya merupakan kewajiban bagi perusahaan, namun lebih dari itu, menekankan kegiatan CSR sebagai media bagi peningkatan reputasi dan terjaminnya keberlanjutan perusahaan. Perseroan menerapkan empat pilar program-program CSR, yakni:

  • “SI Cerdas” yang fokus pada peningkatan kompetensi melalui program pendidikan.
  • “SI Prima” yang bersinergi dengan program-program Unit Pemasaran dan Litbang .
  • “SI Lestari” yang fokus pada program-program lingkungan.
  • “SI Peduli” yang merupakan rumah yang berisi program-program sosial ekonomi.

 

Melalui pilar “SI Cerdas”, Perseroan melanjutkan program sertifikasi tukang yang hingga tahun 2014, telah tersertifikasi sekitar 4.000 tukang. Perseroan juga melanjutkan program KIRANA, upaya pembangunan karakter generasi muda, melalui kegiatan lomba menyanyi dan cipta lagu anak yang dilaksanakan di 28 kota di seluruh Indonesia, untuk menggugah terciptanya lagu anak-anak yang berkualitas guna mengembalikan kepribadian anak Indonesia sesuai dengan perkembangan usianya.

Perseroan juga memberikan pelatihan Information, Communication, and Technology (ICT) bagi seluruh siswa SD, SMP, dan SMA agar generasi penerus di sekitar Perseroan melek IT selain memberi sumbangsih program-program pelatihan peningkatan kompetensi dan pengembangan karakter bagi guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Melalui pilar “SI Lestari” Perseroan meningkatkan intensitas program “Waste to Zero”, mengembangkan Mangrove Center Tuban sebagai pusat pembelajaran dan program perlindungan keanekaragaman hayati, melestarikan habitat bagi berbagai organisme darat dan air, serta memperbaiki lingkungan sekitar pantai akibat abrasi, sekaligus sebagai ekowisata. Disamping mengembangkan sebagian lahan pasca tambang menjadi kebun percobaan dan laboratorium hidup yang bermanfaat untuk pembelajaran dan pendidikan serta menanamkan kesadaran hijau bagi generasi penerus.

Perseroan juga konsisten meningkatkan intensitas kegiatan “Green Belt” di seluruh area tambang dan merealisasikan program penghijauan di areal-areal tertentu. Program kelestarian lingkungan tersebut di luar program-program lingkungan yang berkaitan

erat dengan operasional perusahaan sebagaimana disinggung sebelumnya.

Melalui pilar “SI Peduli”, sampai akhir tahun 2014 Perseroan telah membina 30.067 mitra binaan yang menyerap tambahan tenaga kerja mencapai 61.156 orang dengan omzet mencapai Rp1,71 triliun. Perseroan juga memberikan bantuan untuk kepentingan pendidikan, olahraga, kesenian, kesehatan, sarana dan prasarana umum, serta bantuan untuk bencana alam yang terjadi di tanah air. Sementara di Vietnam, Perseroan memberikan bantuan sekolah, dan pengobatan siswa sekolah di sekitar lokasi pabrik.

 

Prospek dan Strategi di Tahun 2015

Perseroan meyakini perekonomian Indonesia di tahun mendatang masih akan menghadapi tantangan di tingkat makro. Konsumsi domestik dan kegiatan investasi masih tetap menjadi kontributor utama dari pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tekanan inflasi dan stabilitas nilai tukar belum ada titik terang yang membuat suku bunga rujukan masih akan tinggi. Sekalipun ada harapan dari realisasi proyek-proyek infrastruktur, dampaknya terhadap perbaikan ekonomi masih harus ditunggu.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut, sudah barang tentu memberi prospek yang masih menantang bagi industri persemenan, berupa terbatasnya peningkatan permintaan pasar yang diperkirakan mencapai 6-7%. Hal ini membuat Perseroan harus tetap waspada untuk menjaga kinerjanya dalam mengelola biaya dan menjaga efisiensi operasional.

Perseroan kini berada pada kondisi yang lebih siap untuk mengimbangi pertumbuhan permintaan pasar. Selesainya program pemeliharaan dan program up-grading di tahun mendatang diharapkan membuat daya saing perusahaan meningkat terlebih dengan telah selesainya realisasi pengembangan infrastruktur distribusi termasuk tambahan packing plant baru, memberikan Perseroan kesempatan untuk memenangkan persaingan dan mengisi peluang pertumbuhan.

Guna memastikan diperolehnya keunggulan bersaing sekaligus memberikan hasil kinerja yang optimal, Perseroan akan konsisten menerapkan inisiatif strategis yang bersifat kritikal, yaitu: pertumbuhan kapasitas, pengamanan energi, penguatan citra korporasi, pemenuhan kebutuhan konsumen, penguatan faktor penunjang dan pengendalian resiko, dengan pola pengelolaan yang berfokus pada revenue management, cost management, capacity management, improving competitive advantage dan investment management.

Perseroan meyakini selesainya fasilitas pendukung baru, dan upaya penguatan landasan operasional di tahun 2014 akan memberikan kontribusi kinerja yang semakin baik kepada pemegang saham dan para pemangku kepentingan di tahun mendatang.

 

Perubahan Susunan Direksi

Pada tahun pelaporan 2014 ini, telah terjadi pergantian kepengurusan di jajaran Direksi Perseroan. Sehubungan dengan tugas baru yang telah diberikan Pemerintah sebagai pemegang saham Serie A, Sdr Dwi Soetjipto telah mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Perseroan terhitung sejak tanggal 28 November 2014. Perseroan kemudian mengangkat saya, Suparni sebagai Pejabat Pelaksana Tugas Direktur Utama sampai penyelenggaraan RUPS Luar Biasa tahun 2015.

Selanjutnya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diselenggarakan pada tanggal 23 Januari 2015, saya, Suparni, dikukuhkan untuk menjabat sebagai Direktur Utama dengan masa jabatan sampai penyelenggaraan RUPS tahun 2017 atau sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Penutup

Demikian kami sampaikan laporan hasil kinerja operasional tahun 2014. Selanjutnya dimohon kepada pemegang saham untuk menyetujui Laporan Tahunan dan jalannya Perseroan selama tahun 2014 serta mengesahkan Laporan Keuangan sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab atas kepengurusan dan pengawasan kepada Direksi dan Dewan Komisaris selama tahun buku 2014.

Sebagai penutup, atas nama Direksi Perseroan, kami menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang besar kepada para pemegang saham atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan kepada kami, kepada Dewan Komisaris yang senantiasa memberikan pengarahan dan bimbingan, serta para pelanggan dan mitra usaha Perseroan atas kerjasama dan dukungannya.

Kami juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh Karyawan atas kerja keras, dedikasi, dan kontribusinya kepada Perseroan sehingga pada tahun 2014 ini dapat meraih kinerja yang sangat membanggakan. Kami semakin optimis bahwa berbagai usaha yang telah kita untai bersama ini akan dapat meningkatkan kemampuan Perseroan dalam menyambut peluang pertumbuhan yang menjanjikan serta memberikan kinerja terbaik yang berkesinambungan di masa yang akan datang.